Jumat, 23 Mei 2014

cingcowong

Cingcowong

Tanggal oleh Usman
Kategori: Tarian Ritual
Elemen Budaya: Ritual
Provinsi: Jawa Barat
Asal Daerah: Luragung, Kuningan.
Zaman dulu upacara in dilakukan untuk meminta hujan saat musim kemarau panjang (memasuki sekitar 3 bulan musim hujan). Tradisi / upacara ritual ini dipercayai masyarakat Kecamatan Luragung setiap datang kemarau panjang. Ini berkaitan dengan kehidupan agraris yang mengharapkan lahan pertanian terhindar dari kekeringan karena kemarau. di perkirakan umur seni cingcowong ini ± 632 tahun.
Alat yang dipakai untuk upacara yaitu:
1. Satu buah Taraje (bahasa sunda yang artinya tangga)
2. satu buah samak /Tikar
3. Boneka Cingcowong yang terbuat dari batok kelapa yang dilukis menjadi Putri cantik dengan badan terbuat dari Rangkaian bamboo yang diberi Baju dan sampur serta diberi kalung yang terbuat dari bunga melati

Alat pendukung lainya yaitu, berupa sesajen: menyan,kaca,sisir,ember.

Upacara Cingcowong ini dimainkan oleh:
1. Satu orang (Pemandu upacara )
2. 2 orang pemegang sampur ketika digerakan (gerakan mirip jaelangkung )
3. 2 orang pemain/penabuh buyung yang dipukul pleh kipas/hihid dan satu orangnya lagi memainkan alat musik ceneng yang terbuat dari bahan kuningan.

Perkembangan Cingcowong
Untuk melestarikan seni cingcowong Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan mencoba membuat satu tarian Cingcowong dan tarian ini merupakan salah satu usaha agar tidak menjadi punah pada pertunjukanya yaitu Cingcowong tidak lagi sebagai seni ritual tetapi sudah dikembangkan dan diangkat menjadi seni pertunjukan yang disesuaikan dengan perkembangan jaman. Sampai sekarang seni tari Cingcowong sering ditampilkan pada acara-acara serimonial baik kebutuhan menyambut tamu Pemerintah dan acara hiburan lainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar